Tuesday, February 21, 2017

KAUM TSAMUD


Assalamu'alaikum Semua
Semoga dalam keadaan yang baik dan selalu dalam lindungan Allah SWT amin Ya Robbal'alamin. ngomong2 ada yang tau kaum tsamud kah ? kalo ngga tau, drpd banyak basa basi mending simak aja nyok kisah dibawah ini :

Kaum Tsamud adalah bangsa cerdas yang Hancur Karena Kesombongan Sendiri Jauh di daerah tandus dan padang pasir di Yordania terdapat sebuah bangunan yang indahnya luar biasa dan jadi situs warisan UNESCO paling menakjubkan. yaa, mungkin kamu pernah mendengar sebuah kota atau bangunan yang bernama Petra. Seperti yang dituliskan sejarah, bangunan ini adalah milik Kaum Tsamud yang bentuknya berupa gunung-gunung batu yang dipahat dengan sangat cantik.

Kaum Tsamud sendiri memang terkenal cerdas soal arsitektur. Di lokasi sejarah tersebut ada cukup banyak bukit-bukit batu yang dibentuk menjadi rumah, istana, makam dan sebagainya. Kita pasti bertanya-tanya, bagaimana orang-orang Tsamud melakukan ini? Padahal zaman dahulu mungkin belum ada teknologi konstruksi seperti sekarang ini dan mereka sudah bisa membuat hal yang demikian hebat.

Sayangnya, situs tersebut jadi bukti akan kebinasaan pembuatnya sendiri. Ya, dikisahkan dalam Al-Qur’an jika kaum Tsamud adalah bangsa terlaknat yang hancur karena kesombongannya sendiri. Bagaimana kisahnya? Berikut ulasannya :

Nabi Sholeh AS dan Ajarannya yang Didustakan Kaum Tsamud
Melihat kelakuan kaum Tsamud yang sudah rusak dan tak kenal rasa syukur serta diceritakan dalam Al-Qur’an suka merusak itu, akhirnya Allah pun mengutus salah satu nabinya untuk memberikan peringatan. Nabi Sholeh namanya, beliau sendiri memang berasal dari tengah-tengah kaum Tsamud dengan tujuan agar ajarannya bisa lebih diterima.

Namun apa yang terjadi sungguh lain. Ketika Nabi Sholeh mengingatkan kaum Tsamud agar lebih bisa bersyukur dan menerima Allah sebagai Tuhan, mereka pun menertawakan ajakan sang nabi. Bahkan mereka menantang Nabi Sholeh untuk menunjukkan kekuasaan Allah. Sang nabi pun berdoa dan akhirnya apa yang diinginkan kaum Tsamud sebagai bukti terjadi secara nyata di hadapan mereka.

Unta Nabi Sholeh AS yang Disembelih
Kaum Tsamud mengatakan jika Nabi Sholeh harus punya bukti jika dirinya adalah utusan Allah yang mengajak ke kebaikan. Orang-orang tersebut meminta sang Nabi untuk mengeluarkan seekor unta dari dalam bebatuan tempat mereka tinggal. Atas kekuasaan Allah, akhirnya hal tersebut benar-benar terjadi. Seekor unta betina keluar dari dalam batu dan membuat kaum Tsamud terbelalak matanya.

Meskipun sudah menyaksikan sendiri mukjizat yang sedemikian menakjubkan itu, ternyata kaum Tsamud masih sama seperti dulu. Bahkan setelah melihat tanda kekuasaan Allah tersebut mereka makin menggila lagi. Mereka malah memutuskan untuk membunuh unta betina tadi. Nabi Sholeh sebelumnya sudah memperingatkan barang siapa mengganggu untanya tersebut, maka bencana besar akan menimpa dan membinasakan semuanya.

Tanpa memperdulikan apa yang dikatakan Nabi Sholeh, orang-orang kaum Tsamud pun memburu unta ini dan akhirnya dibunuh. Nabi Sholeh pun marah dan menjanjikan bencana akan segera datang menemui mereka semua.

Azab Bagi Kaum Tsamud
Kaum Tsamud meragukan perkataan Nabi Saleh tentang datangnya azab Allah. Mereka justru menantang Nabi Saleh untuk mendatangkan Azab. “Wahai Saleh ! Datangkanlah azab yang telah kamu janjikan kepada kami sekiranya kamu benar-benar utusan Allah, kata kaum Tsamud”. Nabi Saleh sangat sedih membayangkan bencana yang akan menimpa kaumnya. Nabi Saleh berkata, “Bersukarialah kamu sekalian selama tiga hari sebelum azab menimpa kalian”. Pada hari kamis, Allah menghujani mereka dengan batu-batu. Wajah mereka berubah menjadi kekuningan. Pada saat itu, pengikut Nabi Saleh naik ke atas gunung untuk menghindari bencana. Pada saat seluruh pengikut Nabi saleh berada di puncak gunung, tiba-tiba gunung menjadi tinggi menyentuh awan. Burung pun tidak mampu terbang mencapai puncak gunung.

Pada hari jumat, wajah kaum Tsamud yang ingkar berubah menjadi merah. Mereka menganggap bahwa hari pertama dan hari kedua merupakan kematian bagi mereka. Oleh karena itu, pada hari ketiga mereka bersukaria. Mereka menganggap hari kematian mereka telah berlalu, padahal pada hari itu azab bagi mereka akan datang. Pada hari itu, wajah mereka telah berubah menjadi hitam. Kaum Tsamud masih menunggu azab yang dijanjikan. Tiba-tiba terdengar suara menggelegar yang sangat menakutkan dari langit. Suara itu disertai dengan gempa bumi yang kuat. Demikian cepatnya mereka dihancurkan oleh Guntur itu. Mereka hancur lebur oleh Guntur itu dan tanpa bekas. Seakan-akan mereka tidak pernah ada. Tidak seorang pun yang selamat dari azab Allah kecuali yang beriman kepada-Nya.
Wallohu'alam bi showab.

Semoga dari kisah tersebut kita bisa belajar dan bisa mengambil hikmahnya bahwa kesombongan bisa membinasakan kita dan membawa kita dalam kehancuran. maka jangan pada sombong ya teman teman. hhe. semoga kisahnya bermanfaat, mohon maaf atas segala kekurangan dan kesalahannya. sekian dan terimakasih.
Wasalamu'alaikum

No comments:

Post a Comment

Popular Posts