Sunday, February 12, 2017

Aksi Bela Islam 112




Assalamu'alaikum,

ini adalah kisah dan pengalaman kami Keluarga besar Al Aziziyy pada acara Aksi Bela Islam 112 yang dilaksanakan pada tanggal 11/02/2017. OK dimulai Pada pukul 02:00 wib, Kami keluarga besar PonPes Al-Quran AL AZIZIYY, bersiap-siap dan berkemas barang guna pergi ke jakarta untuk melakukan Aksi Bela Islam 112 yang akan diadakan di Masjid Istiqlal, setelah barang-barang bawaan dan seluruh anggota sudah berkumpul, Alhamdulillah kami pun bergegas pergi menuju Perumahan Duta Mekar Asri karena disitulah Bus-Bus yang akan membawa kami ke Jakarta di parkirkan, selain dari santri2 ada juga warga kp Cigarogol yang ikut dan juga dari Jamaah pengajian Tafsir Jalalain. Akhirnya kami pun berangkat dan tidak lupa untuk membaca do'a yang dipimpin K.H Slamet Aziz Zein.


Setelah menempuh kurang lebih 1 jam perjalanan, akhirnya kami pun tiba di Masjid Istiqlal dan disambut oleh rintik hujan serta ratusan ribu jamaah yang telah lebih dahulu sampai. Subhanallooh walaupun hujan tetapi tidak mematahkan semangat para mujahid dan mujahidah, maa sya alloh. Turun dari Bus, kami pun bergegas menuju Masjid Istiqlal yang cukup jauh dari parkiran Bus nya, diperjalanan menuju Masjid Kalimat Takbir dan lantunan Sholawat pun bergema, sungguh suasana yang sangat indah dan tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata dan sungguh sangat terlihat tali persaudaraan antara muslim yang sangat terlihat, dimana ada juga yang memberikan makanan atau minuman kepada setiap yang hadir, Ya Alloh sungguh sangat besar karunia Mu. 


Tidak terasa Adzan Shubuh pun berkumandang dan kami belum menemukan air untuk berwudhu, hem antrian yang panjang yang kami temui di sekitar tempat wudhu dan toilet karena memang begitu banyak nya mujahid dan mujahidah yang datang. Alhamdulillah kami pun selesai berwudhu dan melaksanakan Sholat Shubuh berjamaah.
Sesudah Sholat Shubuh berjamaah acara dimulai dengan Dzikir yang di pimpin oleh KH Muhammad Arifin Ilham yang sangat khusyu didalam nya, acara juga dihadiri oleh paslon no.1 dan paslon no.3 yang sama-sama berdzikir bersama KH Muhammad Arifin Ilham, dengan suara beliau yang sangat khas dan juga sangat indah bila diresapi, tidak terasa hampir seluruh jamaah yang hadir meneteskan air mata mendengar dzikir, subhanalloh, selain dzikir KH Muhammad Arifin Ilham juga mengajak agar para hadirin untuk ikut serta dalam kajian dzikir yang diakan beliau di Masjid Az Zikra, Sentul.


Kemudian usai berdzikir, maka tibalah waktu nya untuk mendengarkan Tausyiah yang akan di sampaikan oleh para Tokoh dan Alim Ulama yang sudah hadir diantaranya :

  1. Hidayat nur wahid ( Wakil ketua MPR RI)
  2. Kiyai Sobri
  3. Kiyai Rosyid abduallah syafi'i
  4. Muhammad Al-Khatat ( PJ acara)
  5. Habib ahmad al-khaf
  6.  Ustd Fadlan (Papua)
  7. Kyai Maksum ( Ciamis)
  8. Kiyai Maulana (NU)
  9. Ustad lutfi (NU)
  10. Kyai maksum (bondowoso/ al-islah)
  11. Amien Rais
  12. Kyai bactiyar Nasir (Ketua GNPF MUI)
  13. Al Muhammad Habib Rezieq Syihab
Dan inlah kutipan dari Ceramah Imam Besar Al habib Muhammad Riziq Bin Husein Syihab :

Dzikir demi dzikir , tausiyah demi tausyiha telah kita dapatkan dari para ulama semoga Kita harus terus menerus tidak boleh berhenti untuk meningkatkan ukhuwa islamiah Kita tidak boleh bercerai berai untuk membela agama, negara. Rentetan Aksi yang digelar umat islam termasuk aksi hari ini 112, tidak lain dan tidak lain hanya mencari ridlo allah, Apapun resiko yang kita hadapi kita tidak takut, Saya pesan kepada pempimpin negara ini jangan di maknai dengan aksi anti pancasila, anti kebinekaan kita semua cinta dengan NKRI. Dalam aksi 212 yang dihadiri para ulama , habaib, pak presiden, kapolri para umara bahkan ada dari agama lain itu haruslah dinamai aksi kebhinekaan. Bukan malah dituduh aksi pemeca belah Umat islam jangan dijadikan lawan tapi dijadikan kawan.

Siap bergandeng tangan, siap berdialog, Ada gerakkan yang ingin memecah sehingga di pandangan pemerintah umat islam adalah lawan, Jangan mau terprovokasi, 3 posko FPI di bom molotov, tetap tenang jangan terpeovokasi. Kami menyampaikan ke menkopolhukam, bahwa tidak ada rencana makar kami hanya ingin penista agama di hukum Dari awal kami tidak ingin aksi kami ingin dialog namun sepertinya ada kekuatan yang menutupi, Jika dialog ini terus berlanjut, maka musuh-musuh kita akan keluar dari persembunyian. Jangan memprovokasi ulama jngan menjadikan ulama disana sini tersangkah, agar para ulama juga dapat meredam dan menjaga umat. Stop berfitnah meski kita telah kenyang di fitnah,

Di fitnah beristri 6
Di fitnah berzina
Di fitnah sodomi laskar
Di fitnah sroboton tanah negara

Ustd baktiar nasir sudah di gerbang tersangka dan Saya sudah sejak pukul 00.00 di jadikan buronan, Usai acara ini saya siap ke polda jabar saya siap ke polda jabar, saya tidak akan lari. Kenpa saya kemarin tidak hadir karena saya berkewajiban menjaga umat acara ini harus berjalan dengan damai, Namun kami minta tidak ada rekayasa tidak ada rencana jahat pada ulama, Saya tidak relah satu pun ustadz di GNPF-MUI ditahan. Saya ucapkan terima kasih pada bapak wiranto karena telah membuka pintu legal dialog semoga bisa diteruskan ke istana. Semangat jihad kita tetap kita jaga, revolusi akhlak, jihad konstitusional.

Dan usai ceramah Beliau, tibalah Adzah Dzuhur berkumandang, dan kami pun segera bersiap-siap untuk menunaikan Sholat Dzuhur berjamaah. dan acara pun telah selesai dilaksanakan, dan Alim Ulama pun menghimbau agar semua jamaah agar pulang dan meninggalkan Masjid Istiqlal dengan tertib dan menggunakan Akhlaqul karimah.
kami tiba di rumah jam 17:05 wib Alhamdulillaah.

wasalamu'alaikum ..

No comments:

Post a Comment

Popular Posts